Sakit perut pada anak yang perlu diwaspadai

Sakit Perut pada Anak dan Ketahui Penyebabnya

Sakit perut pada anak bisa saja berbahaya

Empritkaji.com – Sakit perut yang diarasakan anak pada bagian perut merupakan salah satu keadaan sakit yang sering dikeluhkan oleh anak-anak yang perlu untuk kita waspadai dan segera diatasi karena bisa membahayakan jika dibiarkan. Tentu saja sakit perut pada anak dan untuk mengetahui penyebab pastinya kita tidak bisa dengan mudah dilakukan untuk mengetahui sebabnya sehingga perlu untuk memperhatikan gejala-gejala yang menyertai sakit perut ini.

Sebagai contoh, anak yang mengeluh sakit pada perut setelah makan dalam porsi yang lumayan banyak, bisa saja keluhan sakit ini akan muncul karena kekenyangan. Tapi kalau keluhan sakit perut tersebut disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah bahkan diare tentu saja ada sebab lain yang harus diwaspadai penyakitnya dan membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

Keluhan sakit perut pada anak ini tidak boleh diremehkan, karena bisa saja menjadi indikasi adanya gangguan tertentu pada sistem pencernaan anak tersebut. Secara medis, sakit perut pada anak yang muncul bisa terjadi akibat adanya gangguan yang ada pada fungsi pencernaan anak yang meliputi alat-alat pencernaan mereka seperti lambung, hati, usus, dan pankreas.

Sedangkan berdasarkan lamanya sakit perut ini, sakit perut yang terjadi pada anak ini bisa dibedakan menjadi sakit yang akut dan kronis seperti halnya penyakit-penyakit lain. Sakit perut akut biasanya akan terjadi secara tiba-tiba, sementara untuk sakit perut yang kronis biasanya akan berulang dan bisa saja sering kambuh.

Sakit Perut Pada Anak

Terlepas dari tingkatan ringan atau beratnya keluhan yang dialami anak, tetap saja sakit perut yang dialami oleh anak ini akan membutuhkan penanganan yang tepat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk lebih jelas tentang sakit perut pada anak ini, berikut adalah beberapa penyebab sakit perut yang terjadi pada anak yang sebaiknya kita tahu:

1. Gastroenteritis

Sakit perut pada anak karena Gastroenteritis

Gastroenteritis merupakan suatu keluhan sakit perut pada anak yang biasanya ditandai dengan gejala nyeri perut dan disertai dengan sakit lain seperti diare, demam, muntah dan menurunnya nafsu makan anak. Keluhan yang terjadi ini bisa disebabkan oleh inveksi virus seperti Rotavirus, Calicivirus, Adenovirus, dan Astrovirus maupun oleh bakteri seperti Salmonella atau E-coli.

Untuk melakukan pertolongan pertama, pastikan anak kita yang sakit seperti ini mendapatkan asupan cairan yang banyak agar anak tidak mengalami dehidrasi. Untuk mencegah terjadinya resiko yang lebih serius, sebaiknya kita segera memeriksakan anak ke dokter untuk mendapatkan sebuah penanganan medis yang tepat.

2. Sembelit atau Konstipasi

Sakit yang berupa sembelit pada anak merupakan keluhan rasa sakit yang berupa susah buang air besar dan umum dialami oleh anak-anak yang bisa disebabkan oleh kurangnya asupan serat dan cairan pada tubuh anak tersebut.

Untuk mengantisipasi munculnya keluhan sakit perut pada anak yang disebabkan oleh sembelit ini, maka kita bisa untuk memberikan jenis makanan yang mudah dicerna oleh pencernaan anak dan kaya serat, serta minum air putih yang cukup untuk membantu melancarkan BAB pada anak kita.

Cairan yang mencukupi kebutuhan tubuh bisa untuk membantu mempertahankan fungsi normal usus anak sehingga gerakan usus tidak akan terhambat dan terhindar dari berbagai kemungkinan anak mengalami sembelit.

3. Alergi Susu

Sakit perut yang disebabkan oleh alergi susu ini seringkali bisa terjadi pada bayi dan anak-anak. Biasanya sakit jenis ini ditandai dengan gejala sakit pada perut, diare, muntah, serta munculnya ruam pada kulit anak sebagai bentuk respon sistem kekebalan tubuh terhadap protein yang terkandung di dalam susu tersebut.

Sebab lainnya dari sakit perut ini adalah intoleransi laktosa, yang ditandai dengan adanya gejala mual, diare, kembung, dan kram perut. Kondisi ini lebih disebabkan karena tubuh anak tidak memproduksi enzim yang berguna untuk mencerna laktosa. Jika ini benar karena susu, maka biasanya dokter yang memeriksa akan menyarankan untuk menghentikan pemberian susu pada anak yang sakit tersebut.

4. Kembung

Sakit perut pada anak berupa kembung

Penumpukan gas yang ada di dalam perut sering kali menyebabkan anak mengalami kembung perutnya. Kembung yang dialami anak bisa disebabkan karena udara yang tertelan menjadi berlebihan, contohnya adalah ketika bayi kita menyedot botol kosong sehingga yang masuk hanya udara saja.

Kondisi ini membuat anak kita akan merasa tidak nyaman, rewel, sering bersendawa dan perut akan membuncit karena kembung. Untuk mengatasi keluhan seperti ini, kita bisa melakukan usaha dengan cara memberikan minuman hangat dan bisa juga dengan mengoleskan minyak kayu putih pada bagian perut, dada, maupun punggung agar anak yang mengalami kembung bisa merasa lebih nyaman dan bisa buang gas segera.

5. Radang Usus Buntu

Keluhan berupa nyeri hebat pada bagian bawah perut sebelah kanan jika dialami anak dengan disertai gejala seperti demam dan muntah bisa saja menjadi indikasi adanya radang usus buntu yang tidak boleh diremehkan begitu saja oleh para orang tua. Jika keluhan ini tidak berkurang dan malah semakin parah maka harus segera mengambil tindakan dengan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

6. Invaginasi

Invaginasi merupakan sebuah keluhan berupa sakit perut pada anak yang disebabkan oleh adanya bagian usus yang masuk ke dalam saluran usus di sebelahnya di dalam perut. Meskipun kelainan jenis ini bisa saja terjadai pada semua umur, namun biasanya 75% sering terjadi pada anak-anak di bawah umur 2 tahun, dimana paling banyak dialami pula oleh bayi yang berusia 5-10 bulan.

Adanya sumbatan pada usus ini sering menimbulkan gejala kembung pada perut, muntah berupa lendir maupun darah dan juga buang air besar darah yang disertai lendir. Selain itu, jika diraba pada bagian perut tersebut akan terasa ada benjolan.

Nyeri perut yang hebat juga bisa menyebabkana anak kita tiba-tiba menjerit atau menangis karena merasa kesakitan. Kondisi seperti ini tentu saja sebaiknya membutuhkan penanganan medis segera, karena jika tidak segera dilakukan penanganan, bisa menimbulkan resiko yang membahayakan.

7. Volvulus atau Usus Berputar

Sakit perut pada anak berupa VolvulusJenis gangguan pencernaan yang berupa volvulus atau usus berputar ini biasanya akan disertai dengan gejala sakit perut, muntah, kembung, demam, nyeri ketika perut tersebut disentuh, susah buang air besar dan buang air besar berupa darah.

Rasa sakit yang muncul disebabkan oleh kondisi seperti itu bisa membuat anak menangis karena kesakitan. Sama halnya seperti sakit pada anak berupa Invaginasi, keluhan sakit perut pada anak ini disebabkan oleh Volvulus yang juga membutuhkan penanganan medis segera untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.

Baca juga:

Keluhan sakit perut pada anak yang bisa saja terjadi pada anak kita tentu saja harus selalu diwaspadai meskipun hanya keluhan yang sifatnya ringan sekalipun. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya berbagai kemungkinan anak akan mengalami sakit perut.

Contohnya seperti membiasakan pada anak kita untuk menjaga kebersihan, memberikan makanan yang sehat, bergizi dan kaya serat, membiasakan anak kita untuk BAB secara teratur, dan juga memastikan kebutuhan akan cairan pada tubuh anak telah terpenuhi dengan baik dengan membiasakan anak kita minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap harinya.

 

Semoga bermanfaat …

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!