Pendidikan anak usia dini penting bagi anak

Pendidikan Anak Usia Dini dan Manfaatnya Bagi Si Anak

Pendidikan anak usia dini perlu untuk pendidikan berikutnya

Empritkaji.com – Anak sering kali dipanggil dengan sebutan “Buah Hati”, ini disebabkan karena begitu berharganya seorang anak bagi orang tuanya dan memang merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri jika orang tua sudah memiliki anak yang sebelumnya sudah sangat diidam-idamkan. Karena sangat berharganya anak bagi kita, maka seyogyanya kita tidak boleh menyia-nyiakan kehidupannya dari segala sisi termasuk pendidikannya.

Jika kita melakukan sedikit atau bahkan banyak kesalahan dalam mengambil langkah untuk mendidik anak, akibat yang ditimbulkan di kemudian hari juga bisa sangat fatal bagi si anak sendiri juga kita sebagai orang tua. Mau tidak mau pasti orang tua akan terkena imbasnya jika anak ada masalah.

Maka dari itu, mempersiapkan anak sejak dini untuk kesuksesan di masa depan anak adalah hal yang sangat bijaksana untuk dilakukan mulai dari karakter sampai skillnya nanti jika sudah besar. Ini semua tidak luput dari bagaimana pendidikan pada anak sejak dini diterapkan baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

Saat si Kecil kita tercinta memasuki usia pra sekolah, Ibu mungkin mulai berpikir untuk segera mendaftarkan putranya ke playgroup atau kelompok bermain. Tetapi, apakah kita sebagai orang tua sudah memahami tujuan utama memberikan pada si Kecil pendidikan anak usia dini.

Sebelumnya kita perlu mengetahui bersama bahwa sejak tahun 2016 lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Negara Republik Indonesia telah mewajibkan setiap anak untuk mengikuti pendidikan anak usia dini atau PAUD setidaknya selama setahun, sebelum anak masuk ke jenjang sekolah dasar atau SD. PAUD ini dianggap sebagai tahapan penting bagi perkembangan setiap anak.

Kata Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini untuk Nonformal dan Informal atau PAUDNI dan yang biasa disapa sebagai Prof. Reni ini mengatakan, bahwa kegiatan di PAUD dapat memberikan rangsangan atau stimulasi pendidikan bagi anak yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak pada usia pra sekolah.

Pendidikan anak yang diberikan untuk anak usia 3-6 tahun tidak hanya memiliki tujuan mengenalkan anak pada bidang-bidang pelajaran ataupun untuk melatihnya berinteraksi dengan anak sebaya saja. Lebih jauh dari itu, Pendidikan Anak Usia Dini ini memiliki fungsi utama yaitu untuk mengembangkan semua aspek perkembangan pada anak meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik motorik kasar dan halus, sosial dan juga emosional.

Manfaat Pendidikan Anak Usia Dini

Agar lebih jelasnya tentang penjelesan pendidik anak usia dini ini, mari kita simak berbagai manfaat yang akan dirasakan oleh si anak setelah mendapatkan pendidikan anak usia dini di playgroup atau TK berikut:

1. Memperkenalkan anak pada dunia sekolah

Pendidikan anak usia dini mempersiapkan pada dunia sekolah

Pengalaman belajar di sekolah PAUD akan membantu anak kita untuk lebih siap dalam menerima pelajaran formal di bangku pendidikan selanjutnya atau SD setelah menyelesaikan dari PAUD dan usia anak sudah waktunya. Hal ini yang menjadi salah satu alasan bagi UNESCO merekomendasikan kepada setiap anak untuk mendapatkan pendidikan anak usia dini pada usia pra sekolah.

Lingkungan belajar di sekolah tentu akan terasa berbeda dengan lingkungan di rumah. PAUD inilah nanti yang dapat menjembatani perbedaan suasana di kedua tempat tersebut. Si Kecil akan belajar berinteraksi dan bersosialisasi dengan anak sebayanya, mengikuti aturan yang telah ditetapkan di playgroup atau TK, belajar beradaptasi dengan rutinitas sekolah, dan sebagainya.

Anak yang sebelumnya sudah mendapatkan pendidikan di PAUD sering kali akan memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingakan dengan anak yang tidak mendapatkannya dalam berkomunikasi saat sekolah. Hal ini dikarenakan si anak sudah terbiasa untuk bermain, belajar, hingga makan bersama dengan teman sebayanya yang memiliki usia rata-rata seumuran.

2. Membiasakan anak terhadap kegiatan terstruktur

Meski bukan suatu lembaga pendidikan formal, namun kegiatan yang diadakan di playgroup atau TK ini dirancang khusus agar sesuai dengan fungsi pendidikan anak usia dini. Salah satu tujuan pendidikan anak usia dini ini adalah melatih anak agar terbiasa terhadap rutinitas anak dan kegiatan-kegiatan yang terstruktur. Misalnya, anak akan belajar untuk berolahraga, berbaris, menyusun puzzle, dan sebagainya.

3. Mengajari anak untuk disiplin dan mengikuti peraturan

Ketika di rumah, si Kecil tentu terbiasa dengan bermain sesuka hati. Mereka juga mungkin sudah terbiasa dengan mengikuti “aturan” yang orang tuanya tetapkan, yang biasanya tergolong lunak dibandingkan dengan “aturan” yang terdapat di luar rumah. Usia pra sekolah adalah dimana saat yang tepat bagi anak untuk belajar mengikuti berbagai pola kegiatan maupun aturan lain yang ada di luar rumah. Mengikuti kegiatan pendidikan anak usia dini ini akan melatih pada anak beradaptasi dengan lingkungan baru dan peraturan baru.

Anak juga akan terbiasa belajar berbagi, mengantre, menunggu, dan belajar memahami bahwa ternyata tidak semua hal yang anak inginkan akan bisa ia dapatkan. Dengan begitu, anak tidak akan merasa kaget atau stres saat masuk SD dan harus belajar dalam situasi yang sangat terstruktur dan menuntut anak untuk disiplin.

4. Menumbuhkan imajinasi dan kreativitas

Pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan kreatifitas anak

Pendidikan anak usia dini sistem belajarnya adalah dengan cara belajar dengan cara bermain. Lembaga-lembaga penyedia pendidikan pada anak usia dini merupakan tempat yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan si anak tersebut. Bila si anak belajar dalam suasana yang menyenangkan bagi si kecil, maka akan lebih mudah baginya untuk menyerap berbagai bimbingan yang diberikan oleh gurunya.

Selain mempelajari berbagai jenis keterampilan dasar untuk membaca dan menulis, si anak juga akan mendapatkan banyak rangsangan yang akan memancing imajinasi dan kreativitasnya nanti.

5. Menanamkan nilai-nilai positif

Program kegiatan yang biasa diadakan di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif, seperti kejujuran, toleransi, berbagi, dan sebagainya. Pada usia pra sekolah, anak akan belajar dengan cara bermain. Maka dari itu, kegiatan yang biasa dilakukan di sekolah playgroup dan TK dirancang layaknya permainan, meski sebenarnya di situ menyimpan maksud pembelajaran tertentu dalam permainan itu.

Melalui berbagai permainan yang ada tersebut, si Kecil akan belajar tentang sopan santun, menghormati orang lain, berbagi dengan orang lain, pentingnya bersikap jujur, dan lain-lain yang akan bermanfaat bagi anak nantinya.

6. Membentuk dasar kepribadian anak

Pada fase golden years, otak anak akan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pengalaman yang didapat oleh si Kecil di periode ini turut membentuk kepribadiannya kelak dan akan memengaruhi sosoknya hingga kelak anak pada usia dewasa. Maka dari itu, Prof. Reni telah mengingatkan, bahwa pendidikan karakter memang sebaiknya dimulai sejak usia dini. Melalui pendidikan anak usia dini ini, si anak akan mendapatkan berbagai contoh dan kegiatan positif yang nanti akan ia ingat dan praktikkan dalam kehidupannya nanti.

Baca juga:

Maka dari itu, mendaftarkan si Kecil ke PAUD akan memberikan banyak manfaat. Pastikan pembelajaran yang anak dapatkan di PAUD akan selaras dengan yang ibu ajarkan di rumah. Sebab, meski pendidikan anak usia dini ini berpengaruh penting bagi perkembangan si buah hati kita, namun, peran kedua orang tua sebagai pendidik utama bagi anak akan tetap tak dapat tergantikan.

Semoga bermanfaat …

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!