Manfaat Pepaya untuk Kesehatan

Manfaat Pepaya untuk Kesehatan

Empritkaji.com – Pepaya adalah buah yang banyak tumbuh di daerah tropis. Setelah dianggap sebagai buah eksotis, kenaikan popularitas pepaya membuat mereka jauh lebih tersedia.
Pepaya adalah buah berbentuk bulat, Yang biasa ditemukan di pasar biasanya rata-rata sekitar 7 inci dan berat sekitar satu pon. Daging mereka adalah warna oranye yang kaya dengan warna kuning atau merah muda.
Pepaya memiliki kelembutan yang sangat lembut, seperti mentega dan rasa musky yang manis dan nikmat. Di dalam rongga bagian dalam buah berwarna hitam, biji bulat terbungkus dalam zat seperti agar-agar. Biji pepaya dapat dimakan, meskipun rasa pedasnya agak pahit.

1. Manfaat Kesehatan

Manfaat pepaya tidak diragukan lagi karena kaya nutrisi antioksidan seperti karoten, vitamin C, dan flavonoid, vitamin B, folat dan asam pantotenat, dan mineral, kalium, tembaga, dan magnesium; dan serat. Nutrisi ini meningkatkan kesehatan sistem kardiovaskular dan juga memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar. Manfaat pepaya selanjutnya adalah mengandung papain, enzim pencernaan, yang digunakan seperti bromelain untuk mengobati cedera olahraga, penyebab trauma, dan alergi.

2. Pelindung dari Penyakit Jantung

Pepaya bermanfaat dalam pencegahan aterosklerosis dan penyakit jantung diabetes. Pepaya adalah sumber yang sangat baik dari antioksidan kuat vitamin C dan vitamin A (melalui konsentrasi fitonutriotida pro-vitamin A).

3. Manfaat Pepaya dapat Mencegah oksidasi Kolesterol

Pepaya juga merupakan sumber serat yang baik yang terbukti menurunkan kadar kolesterol tinggi. Asam folat yang ditemukan dalam pepaya diperlukan untuk pengubahan suatu zat yang disebut homocysteine ​​menjadi asam amino jinak seperti sistein atau metionin. Jika tidak berobat, homosistein secara langsung dapat merusak dinding pembuluh darah dan, jika kadar terlalu tinggi, dianggap sebagai faktor risiko yang signifikan untuk serangan jantung atau stroke.

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Serat pepaya mampu mengikat racun penyebab kanker di usus besar dan menjauhkan mereka dari sel-sel usus yang sehat. Selain itu manfaat pepaya yang mengandung folat, vitamin C, beta-karoten, dan vitamin E masing-masing dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Nutrisi ini memberikan perlindungan sinergis untuk sel-sel kolon dari kerusakan radikal bebas ke DNA mereka. Dengan mengambil manfaat pepaya merupakan ide yang sangat baik bagi seseorang yang berisiko terkena kanker usus besar.

5. Menanggulangi sakit radang

Pepaya mengandung beberapa enzim pencerna protein yang unik termasuk papain dan chymopapain. Enzim-enzim ini telah terbukti membantu menurunkan peradangan dan meningkatkan penyembuhan dari luka bakar. Terlebih lagi nutrisi antioksidan, vitamin C dan beta-karoten yang dikandung pepaya sangat baik untuk mengurangi peradangan. Ini mungkin menjelaskan mengapa orang dengan penyakit yang diperburuk oleh peradangan, seperti asma, osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis, menemukan bahwa keparahan kondisi mereka berkurang ketika mereka mendapatkan lebih banyak nutrisi ini.

6. Mendukung Kekebalan Tubuh

Vitamin C dan vitamin A, yang dibuat di dalam tubuh dari beta-karoten dalam pepaya, keduanya dibutuhkan untuk fungsi yang tepat dari sistem kekebalan yang sehat. Mengambil manfaat pepaya dapat menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi telinga berulang, pilek dan flu.

7. Memperlambat Degenerasi Makula

Manfaat pepaya dapat membantu mencegah penyakit memudarnya penglihatan pada orang tua. Tambahkan irisan pepaya segar ke sereal pagi Anda, yogurt waktu makan siang atau salad hijau. Potong pepaya menjadi dua dan isi dengan salad keju, kepiting, udang atau tuna. Untuk makan yang elegan, letakkan irisan pepaya segar di atas ikan yang dipanggang.

8. Perlindungan terhadap Rheumatoid Arthritis

Bahwa makanan kaya vitamin C, seperti pepaya, memberi manusia perlindungan terhadap inflamasi polyarthritis, bentuk rheumatoid arthritis yang melibatkan dua atau lebih sendi.

9. Pepaya dan Teh Hijau dapat Mencegah Kanker Prostat

Memilih untuk makan buah lycopene yang kaya secara teratur, seperti pepaya, dan minum teh hijau dapat sangat mengurangi risiko seorang pria terkena kanker prostat, menyarankan penelitian yang diterbitkan Journal of Clinical Nutrition Asia Pasifik (Jian L, Lee AH, et al.)

Dalam studi kasus-kontrol yang melibatkan 130 pasien kanker prostat dan 274 kontrol rumah sakit, pria yang minum teh hijau paling banyak ditemukan memiliki risiko 86% lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang minum paling sedikit.

Suatu hubungan terbalik serupa ditemukan antara konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya lycopene seperti tomat, aprikot, grapefruit merah muda, semangka, pepaya, dan jambu biji muda. Pria yang paling sering menikmati makanan ini 82% lebih kecil kemungkinannya menderita kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan yang paling kaya likopen.

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!