Manfaat jengkol bagi kesehatan

Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya

Manfaat jengkol untuk kesehatan jika dikonsumsi

Empritkaji.com – Archidendron pauciflorum, umumnya dikenal sebagai Jengkol, Dogfruit, atau Jering adalah spesies pohon berbunga dalam keluarga kacang atau fabaceae yang merupakan tanaman asli dari Asia Tenggara. Terlepas dari baunya yang kuat, kacang ini adalah makanan populer di Indonesia dan juga dikonsumsi di Malaysia yang mana dikenal sebagai Jering, Myanmar yang mana disebut Da nyin thee, dan di Thailand Selatan dimana mereka disebut Luk- nieng atau luk neang.

Buah jengkol ini sangat populer dan dimasak sebagai sambal, sebagai rendang atau kari, dan terutama sebagai semur rebus dengan dibumbui kecap manis, ini sering ditemui dalam masakan di Indonesia. Dalam masakan Burma Da nyin ini dipanggang atau direbus, dan sering dimakan bersama dengan saus ikan acar Ngapi yay dengan nasi putih.

Khusus di Indonesia, buah jengkol ini dapat tumbuh subur dan memiliki penggemar fanatik yang memasaknya menjadi berbagi jenis masakan sebagai lauk sehari-hari.

Manfaat Jengkol untuk Kesehatan

Apa Manfaat jengkol bagi kesehatan atau Dogfruit juga Jering Bean (Archidendron pauciflorum) adalah sebagai berikut:

1. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol ternyata jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein dalam kacang hijau dan kedelai.

2. Mencegah Anemia

Manfaat jengkol bisa untuk mencegah anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi, dimana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel darah merah dalam tubuh. Kita tentu tahu bahwa jika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah berkurang. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh semua sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Efek kekurangan pasokan oksigen dan nutrisi ke sel akan mengurangi fungsi atau kinerja sel. Tidak heran jika seseorang memiliki kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi para wanita, ketika sedang menstruasi sebaiknya mengonsumsi jengkol karena sangat disarankan agar tubuh kita tidak mengalami prevalensi kekurangan zat besi darah menstruasi yang keluar dari tubuh ketika menstruasi.

3. Mencegah tulang rapuh atau memperkuat tulang dan gigi

Selain kandungan zat besi dan protein, zat lain yang terkandung dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Kedua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang rapuh atau yang kita kenal dengan osteoporosis. Jadi, dengan cara sering mengonsumsi buah jengkol dengan porsi yang cukup bisa membuat tulang di tubuh kita menjadi lebih kuat.

4. Membasmi radikal bebas

Jengkol mengandung beberapa vitamin yang sudah kita sering dengar seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat juga meningkatkan ketajaman indera penglihatan kita ini. Vitamin A dan Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan. Manfaat jengkol juga mengandung zat antioksidan yang dikenal ampuh menangkal radikal bebas yang menyebabkan penyakit kanker.

5. Mengatasi penyakit jantung koroner

Jengkol adalah makanan yang bersifat diuretik atau bisa membuat pembuangan urin menjadi lancar. Pembuangan air seni yang lancar sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

6. Merampingkan perut

Manfaat jengkol untuk merampingkan perut

Jangan salah paham, jengkol juga bisa membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi dapat bermanfaat dalam melancarkan buang air besar sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab perut kembung adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.

7. Mencegah diabetes

Hebatnya, jengkol dapat mencegah timbulnya diabetes. Ini disebabkan karena dalam buah jengkol ada zat yang tidak ditemukan dalam bahan makanan lain. Zat ini yang disebut dengan asam Jengkolat. Asam jengkolat dalam bentuk kristal sayangnya tidak larut dalam air. Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kelainan ginjal. Ginjal dikhawatirkan tidak akan bisa menyaring asam Jengkolat dalam buah jengkol. Karena ginjal tidak mampu menyaring asam Jengkolat maka dapat menyebabkan buang air kecil sulit.

8. Mengatasi penyempitan pembuluh darah

Penderita penyakit jantung disebabkan karena mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral dalam jengkol ini bisa melebarkan pembuluh darah yang mengerut dan mencegah penyempitan pembuluh darah kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu matang atau masak.

9. Mengatasi sembelit pada wanita hamil

Wanita hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat dalam jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, kandungan serat dalam jengkol dapat membantu pencernaan dan buang air besar menjadi lebih lancar. Tapi tetap jangan terlalu banyak mengkonsumsi jengkol ya, karena makan jengkol harus sesuai dengan jumlah yang disarankan.

10. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin dalam kandungan

Manfaat jengkol bagi janin dalam kandungan

Manfaat jengkol juga bisa membantu pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih di dalam rahim. Pertumbuhan tulang dan gigi bisa berjalan optimal karena kalsium dan fosfor yang tinggi dalam buah jengkol.

11. Jengkol dapat menstabilkan organ vital dalam tubuh

Organ vital dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil saat tubuh memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Situasinya akan berbeda jika tubuh kekurangan zat asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan mengonsumsi makanan kaya asam folat untuk perkembangan janin.

Salah satu contoh makanan yang kaya akan kandungan asam folat adalah jengkol. Namun perlu diingat bahwa jengkol ini harus dikonsumsi secukupnya dan tidak disarankan dikonsumsi secara berlebihan. Jangan sampai berlebihan karena mengonsumsi jengkol akan kurang baik efeknya terhadap ginjal.

12. Mencegah kecacatan pada bayi

Manfaat jengkol karena kandungan asam folat dalam buah jengkol ini juga bisa mencegah terjadinya cacat bawaan pada bayi.

13. Mengontrol kadar gula darah

Manfaat jengkol yang lain adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol yang mengandung gula akan ramah bagi penderita diabetes. Gula jengkol adalah gula yang paling mudah diurai dalam pencernaan kita sehingga aman bagi penderita diabetes. Berbeda dengan gula dalam makanan seperti makanan yang mengandung karbohidrat.

Gula mudah dipecah dalam jengkol ini kemudian diubah menjadi energi oleh tubuh akibatnya stamina akan meningkat. Proses dekomposisi gula sempurna tidak akan menyebabkan tumpukan gula darah dalam tubuh.

14. Kaya akan kandungan antioksidan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. Begitu juga akan sangat baik bagi kesehatan jantung. Racun atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, terutama jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini.

Baca juga:

Apapun yang menghambat aliran darah di pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung dalam jengkol. Aliran darah akan lebih lancar dan jantung akan berfungsi dengan baik dan optimal.

Semoga bermanfaat …

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!