Malam pertama dan dekorasi kamar pengantin

Malam Pertama: Panduan Komplit Bagi Pengantin Baru

Malam pertama adalah hal yang sangat dinanti

Empritkaji.com – Sudah kita ketahui bersama bahwa malam pertama merupakan malam yang sakral bagi pengantin baru setelah mengucap janji suci sehidup semati dan melestarikan keturunan. Malam yang mendebarkan dan membuat penasaran ini juga identik dengan adanya aktivitas hubungan intim yang banyak ditunggu-tunggu bagi para pengantin baru. Berbagai fakta dan mitos dari malam pertama untuk semua pengantin ini kerap didengar oleh para pasangan, hingga membuat mereka menunggu untuk membuktikan kebenarannya sendiri tentang kabar itu.

Demi mencapai kesuksesan malam pertama yang penuh kenangan dan mendebarkan ini, apa yang harus dipersiapkan oleh para pengantin baru, bagaimana cara berhubungan intim dengan pasangan pertama kali, silahkan menyimak penjelasan berikut ini.

Persiapan Malam Pertama Untuk Wanita

Untuk pengantin baru wanita khususnya, selain mempersiapkan mental untuk menikah, persiapan malam pertama juga perlu untuk diperhitungkan agar tercapai kesuksesan pada malam itu. Persiapan ini pun tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat, usahakan pasangan wanita untuk mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari sebelum pernikahan berlangsung dan malam pertama benar-benar dihadapi.

Langkah-langkah persiapan selengkapnya, silahkan disimak tips-tips di bawah ini:

1. Perawatan diri sedini mungkin

Menjelang hari pernikahan dan malam pertama, bagi pengantin wanita ada baiknya menyempatkan diri ke salon atau tempat kecantikan lainnya yang menyediakan paket perawatan pranikah dari kepala hingga ujung kaki agar fisik benar-benar terawat.

Merawat diri sebelum menikah bisa dilakukan seperti melakukan waxing dan lulur yang akan membuat tubuh serta daerah kewanitaan menjadi bersih, wangi, keset serta terlihat lebih menawan. Hal ini juga akan membangkitkan kepercayaan diri Anda saat menghadapi malam pertama dengan suami.

2. Mengatur kamar atau tempat tidur malam pertama dibuat seromantis mungkin

Malam pertama dan dekorasi kamar pengantin

Setelah mempersiapkan diri, untuk malam yang mendebarkan dan dinanti-nanti ini, kini saatnya mengatur dan mempersiapkan tempat peraduan Anda dan pasangan. Mengatur kamar pengantin menjadi salah satu hal lumayan penting yang harus disiapkan untuk hubungan intim malam pertama.

Membuat suasana kamar yang romantis ini berguna untuk menghabiskan malam pertama. Mempersiapkan suasana kamar romantis ini, berguna untuk menaikkan mood anda dan pasangan untuk bercinta di malam itu. Suasana nyaman dan romantis tersebut juga bisa membuat tubuh lebih rileks.

Untuk menciptakan suasana romantis, kita bisa menambahkan mawar dan aromaterapi di sekitar tempat tidur malam pertama. Bisa juga dengan memasang seprai berwarna pink, biru, atau putih yang membuat suasana hati ceria. Warna-warna netral tersebut dipakai agar nantinya, Anda dan pasangan akan merasa lebih nyaman tanpa mengurangi kesan romantis dalam melakukan “pertempuran” pada malam pertama pengantin baru.

3. Memakai baju yang seksi dan menggoda tetapi tidak norak

Menjelang momen hubungan intim malam pertama ini, tentu akan jadi lebih menggoda apabila kita mengenakan pakaian atau busana lain yang membuat anda merasa seksi dan percaya diri. Kesan seksi ini penting, dengan tujuan agar gairah pria terbangkitkan. Kesan seksi juga akan mendukung berjalannya proses foreplay hingga penetrasi yang akan terjadi.

Disarankan, agar jangan gunakan lingerie atau pakaian dalam yang terlalu rumit bentuknya, misalnya banyak ornamen, ikatan menggunakan tali, sehingga semua itu akan sulit melucuti pakaian. Dikhawatirkan hal tersebut jika terjadi dapat mengurangi keromantisan anda dengan pasangan. Intinya, silahkan gunakan pakaian yang sederhana tetapi menggoda, dan jangan lupa tampilkan kepercayaan diri Anda pada saat menyerahkan tubuh kepada pasangan anda.

4. Mengetahui seluk beluk tubuh anda sendiri

Selanjutnya yang terpenting adalah para wanita perlu mengetahui dengan detail semua tentang tubuh sendiri. Eksplor diri anda sebaik mungkin, ketahui spot tertentu pada tubuh anda yang memang menjadi titik rangsangan nikmat pada anda.

Mengapa pasangan wanita perlu mengetahui seluk beluk diri sendiri dengan baik, karena pada saat melakukan hubungan intim malam pertama, rangsangan merupakan salah satu hal penting untuk menuju ke tahap penetrasi yang dinanti-nantikan. Jika Anda tidak mengetahui titik-titik rangsangan tersebut, yang akan ada hanyalah rasa sakit tanpa kenikmatan yang akan dirasakan. Hal ini perlu diketahui dan diperhatikan guna mendukung kepuasan bercinta bersama dengan pasangan.

5. Menghindari makeup yang berlebihan

Ketika Anda melakukan hubungan intim dengan pasangan, hindari menggunakan riasan yang menor dan mencolok. Wajar dan normal saja yang perlu anda lakukan jika ingin terlihat cantik dan sempurna pada malam itu, tetapi tentunya cantik yang pasangan pria inginkan bukan cantik full make-up. Karenanya, di malam pertama itu nanti, sebagian besar pria menginginkan untuk melihat keutuhan pasangannya dalam tampilan yang cantik dan natural.

Namun selain alasan di atas, penggunaan makeup berlebihan bagi wanita di malam pertama juga akan merepotkan. Bayangkan jika anda menggunakan makeup total, maskara atau lipstik sejenisnya maka akan meninggalkan jejak atau menempel ke bagian tubuh yang lain, pasti anda sendiri yang jadi sibuk membersihkan bagian yang terkena daripada lanjut mencapai puncak asmara.

Maka dari itu, riasan yang simpel dan natural lebih pas digunakan dan diterapkan, lagipula pria yang akan anda setubuhi tidak memuaskan matanya saja, tetapi lebih mementingkan kepuasan dan kebahagiaan anda berdua nanti.

6. Siapkan pelumas jika dirasa perlu

Tidak semua proses hubungan intim pada malam pertama berjalan mulus dan bebas hambatan. Untuk wanita, sakit saat proses penetrasi menjadi salah satu hal umum yang pasti akan terjadi saat malam pertama. Rasa tegang dan stress saat malam pertama bisa saja juga membuat organ kewanitaan terasa sakit. Hal ini terjadi karena tubuh Anda terasa tegang, tidak rileks, sehingga cairan kewanitaan enggan keluar.

Cairan kewanitaan ini penting demi melangsungkan kelancaran penetrasi organ pasangan pria ke dalam kewanitaan Anda. Solusinya adalah memakai pelumas di malam pertama Anda dengan pasangan saat bercinta. Sebaiknya pilih pelumas yang berbahan dasar air saja. Jika pelumas tak mau Anda jadikan pilihan sebagai solusi, maka solusi lainnya adalah dengan melakukan foreplay selama mungkin yang Anda butuhkan, agar kewanitaan memiliki cukup banyak cairan, dan Anda harus sangat terangsang ketika itu.

Persiapan Malam Pertama Bagi Pasangan Pria

Karena ini malam yang sangat penting untuk kedua pengantin baru, maka masing-masing individu harus mempersiapkan segala hal serupa untuk kelancarannya. Selain dengan pasangan wanita, pengantin baru pria pun harus mempersiapkan diri dengan beberapa persiapan menjelang pernikahan dan malam pertamanya.

1. Menjaga kesehatan tubuh

Malam pertama harus disiapkan dengan menjaga kebugaran sebelumnya

Untuk para pengantin pria, sudah wajib hukumnya jika Anda memberikan performa terbaik dan menawan pada pasangan wanita saat malam pertama. Anda bisa memberikan itu semua lewat asupan makanan bergizi yang anda konsumsi dan gaya hidup yang sehat sebelum melakukan pernikahan tersebut.

Dengan makan makanan sehat tersebut, Anda juga memberikan asupan yang baik pada tubuh agar sehat dan bugar ketika malam pertama. Memberikan gizi yang baik pada tubuh, seperti yang dikatakan oleh Debbie Mandel seorang penulis buku Addicted To Stress, hal tersebut akan menyehatkan tubuh, khususnya libido dan sistem kardiovaskuler pengantin pria.

2. Memperhatikan kebersihan diri

Jangan hanya mengharap pada wanita saja untuk pergi ke salon dan merawat diri menjelang hari H, kalau pria tak mau melakukannya sendiri untuk merawat tubuhnya. Pria yang biasanya acuh tak acuh soal kebersihan diharapkan menerapkan kebersihan diri sebelum menikah.

Jika pria tidak melakukan itu maka akan terasa tidak adil jika wanita sebelumnya susah payah memberikan penampilan tubuhnya yang terbaik saat malam pertama, sedangkan pasangan pria acuh dan tidak melakukannya. Anda bisa lakukan lulur atau perawatan pra nikah di salon untuk membersihkan tubuh, atau bahkan melakukan me-waxing bulu-bulu yang mengganggu di beberapa bagian tubuh anda.

3. Melakukan olahraga untuk meningkatkan stamina

Biasanya, yang akan menerobos “gerbang pertahan” pasangan anda pada hubungan malam pertama adalah pria. Maka anda harus berupaya lebih banyak pada posisi awal, selebihnya setelah berhasil usaha itu, akan menjadi usaha bersama antara anda dan pasangan.

Kekuatan pinggang dan panggul pria harus terlatih. Lakukan olahraga ringan yang bisa anda lakukan agar stamina terjaga seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Lakukan olahraga yang ringan saja, karena kalau terlalu berat olahraganya dikhawatirkan stamina Anda malah akan terkuras ketika malam pertama nantinya.

4. Merawat dan membersihkan area kejantanan

Berbeda dengan membersihkan diri dari poin di atas. Organ pria pada dasarnya butuh perawatan khusus agar bisa dinikmati dengan nyaman dan bersih. Pertama, basmi dan cukurlah rambut-rambut off-side yang menganggu penampilan si jantan. Anda tentu tidak mau pasangan anda merasa jijik atau bahkan enggan menyentuh senjata anda.

Anda juga bisa berdiskusi bersama pasangan tentang penampilan apa yang pasangan inginkan untuk si jantan itu. Bercukurlah dengan alat cukuran manual, hindari mencukur memakai alat elektrik karena area genital Anda memiliki kulit yang lebih tipis dan rawan terluka dibanding area lain.

5. Jangan terpengaruh oleh film

Ini yang harus diperhatikan bagi anda. Turunkan ekspektasi Anda menjadi lebih realistis pada saat itu. Ekspektasi yang dimaksud adalah harapan malam pertama bisa berjalan mulus seperti adegan di film-film.

Mungkin Anda akan berharap penetrasi dengan pasangan akan masuk dengan mulus pada saat pertama kali masuk. Ini bisa saja terjadi dengan mulus namun sangat jarang karena kenyataannya Anda harus mencobanya beberapa kali untuk mendapat posisi yang pas dan rasa nyaman tanpa menyakiti pasangan.

6. Orgasme dan kepuasan bukan yang utama

Malam pertama tujuannya bukan berhubungan di ranjang saja

Biasanya banyak orang memaknai tujuan malam pertama adalah sebagai waktunya mencapai puncak kenikmatan orgasme dan rasa nikmat berhubungan dengan pasangan. Hal itu tidak seluruhnya benar karena aktivitas berhubungan yang sehat dan ideal seharusnya membawa dampak psikis yang baik bagi pasangan dan anda.

Dampak tersebut guna mencapai suatu ikatan batin, rasa cinta dan sayang antar kedua insan manusia sehingga saling menghargai dan menghormati pasangan serta sebagai tanda bahwa pasangan merasa saling memiliki baik secara jiwa maupun raga. Soal “puncak” pada malam pertama, itu merupakan menjadi nilai tambah tersendiri saja bagi mereka yang berhasil melakukannya pada malam pertama itu.

Tips Pada Malam Pertama

Agar malam pertama yang dinanti-nanti benar-benar menjadi momen yang sakral, berikut adalah tips-tipsnya:

1. Mulai dulu dengan foreplay

Hubungan suami-istri pada dasarnya adalah aktivitas yang intim. Oleh karena itu, cobalah melakukannya untuk tidak terburu-buru saat hendak melakukan hubungan intim tersebut. Pendekatan pada pasangan sembari melakukan foreplay alias pemanasan, merupakan cara terbaik untuk menuju keintiman dengan menikmati keindahan tubuh satu sama lain. Jangan lupa untuk memastikan anda berdua dalam keadaan yang santai dan rileks.

Pemanasan ini bisa saja dilakukan dengan membelai, menyentuh, atau berciuman. Kebanyakan wanita senang mencium dan atau dicium dengan penuh gairah dan kasih sayang sehingga nanti dapat membuat Anda berdua nanti semakin tenggelam dalam mood bercinta. Berciuman juga memicu keterikatan batin dengan pasangan dan rasa keamanan antar dua emosi, yang mana bisa membantu pasangan pengantin baru tampil lebih baik di tempat tidur.

Untuk teknik berciuman panas, anda bisa gunakan belaian lembut lidah Anda untuk menggoda bibirnya dan bergantian teknik ciuman lembut dengan cara menarik atau mengisap bibirnya dengan perlahan dan lembut. Habiskan waktu setidaknya 15 menit untuk berciuman atau dirasa cukup sebelum berpindah ke fase berikutnya.

Jika pasangan wanita tidak cukup terangsang secara seksual, maka oragan kewanitaan tidak akan cukup terlumasi dan akan sulit atau bahkan terasa sakit saat organ pria masuk. Foreplay juga dapat dicapai melalui oral, seperti blowjob atau stimulasi klitoris menggunakan lidah anda bagi yang tidak jijik namun hal ini dihindari.

2. Lakukan penetrasi

Setelah hasrat dan mood sudah hadir pada diri anda dan pasangan, sekarang waktunya bagi Anda mulai mencoba melakukan penetrasi. Umumnya berhubungan dengan pasangan yang paling umum adalah dengan melibatkan posisi wanita berbaring telentang dengan posisi lutut yang sedikit menekuk (Anda bisa menaruh bantal di bawah pinggul pasangan wanita) dengan posisi pria yang berbaring atau berlutut di atasnya.

Posisi ini mungkin adalah yang paling mudah untuk dipilih dan dilakukan oleh pengantin baru. Hal inipun berlaku jika pasangan pengantin melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya. Begitu Anda sudah mengenal akan tubuh masing-masing dengan lebih baik maka Anda dapat mencoba posisi yang berbeda di lain kali.

Saat berusaha memasukkan alat vital pria ke wanita, sangat wajar untuk pria menjadi tersesat dan akhirnya salah masuk lubang karena tidak biasa, terutama jika ini adalah pengalaman pertamanya. Vital yang hendak masuk ataupun salah sasaran, maka bisa saja terasa menyakitkan bagi wanita.

Jangan lupa juga untuk memastikan alat milik pria ereksi maksimal dan Anda berdua sedang sama-sama bergairah. Oleh karena itu, cara yang terbaik untuk menemukan oragan kewanitaan tanpa insiden memalukan adalah dengan meminta panduan pasangan.

Pasangan wanita biasanya akan perlu (dalam berhubungan bahkan bukan hanya pertama kali) menggunakan tangannya untuk memisahkan labia alias bibir dalam kewanitaan, dan menggunakan tangan yang lain untuk membimbing alat pria masuk dengan benar. Kadang butuh waktu sedikit lama untuk menemukan jalan itu, tapi ini wajar terutama ketika Anda berdua baru mulai terbiasa dengan keadaan tubuh masing-masing.

Begitu alat pria sukses masuk, pria dapat melanjutkan penetrasi dengan pasangan. Umumnya, pria bergerak masuk dengan mendorong senjatanya dengan gerakan pelan dan berirama sehingga bisa masuk sepenuhnya ke dalam kewanitaan dan menarik keluar sebagian sebelum masuk kembali.

Bergoyang dengan seluruh kekuatan tubuh Anda tidak akan selalu efektif, sebaliknya bisa mendorongnya dari pinggul. Setelah beberapa saat, Anda mungkin menemukan gerakan, posisi, dan sentuhan tertentu yang cocok dan membuat Anda berdua semakin merasa nikmat. Intinya, mulailah dengan gerakan yang lambat dan lembut saja, bukan menghantam keras tanpa henti layaknya dalam film.

3. Minum air putih

Malam pertama butuh air putih agar tetap bugar

Setelah berhubungan intim, tubuh pengantin baru biasanya akan mengalami kehilangan banyak cairan yang keluar lewat keringat. Selain itu, tenggorokan Anda mungkin akan terasa kering habis bercinta dengan pasangan anda. Terutama kalau saat berhubungan itu Anda bernapas lewat mulut yang terbuka sehingga bisa menyebabkan mulut terasa kering.

Jadi, selalu sediakan segelas air putih atau lebih di sisi tempat tidur atau di mana pun Anda biasanya melakukan hubungan. Air putih juga bisa membantu melancarkan peredaran darah tubuh anda. Hal ini baik untuk mencegah kram atau kesemutan setelah melakukan hubungan.

4. Bersihkan alat kelamin anda masing-masing

Jangan langsung tidur setelah berhubungan. Karena para pengantin baru yang usai memadu kasih dengan pasangannya kebanyakan mengalami kelelahan yang hebat, yang juga gabungan dari rasa antusias dan aktivitas itu sendiri sehingga lupa membersihkan alatnya.

Tapi, sebaiknya anda cuci dan bersihkan dulu organ intim itu. Jika tak ada waktu untuk sekaligus melakukan mandi, Anda cukup membasuh alat masing-masing dengan air bersih. Membersihkan alat setelah berhubungan intim berguna untuk mencegah infeksi bakteri atau ragi yang bisa mengancam siapa saja.

Karena ketika bercinta alat itu mungkin terpapar berbagai jenis kuman, bakteri, dan kotoran dari berbagai hal yang ada di kemaluan. Misalnya tangan, pelumas, mainan, dan mulut masing-masing pasangan.

Sebaiknya jangan pakai sabun antibakteri untuk membersihkan kewanitaan anda. Bahan kimia dari pembersih-pembersih tersebut justru akan mengacaukan keseimbangan dan menyebabkan kacau juga keseimbangan tingkat pH di area intim Anda. Hal ini bisa berisiko menyebabkan infeksi atau iritasi pada area kewanitaan.

5. Buang air kecil

Buang air kecil setelah melakukan berhubungan intim wajib hukumnya untuk dilakukan, khususnya bagi pasangan wanita. Buang air kecil setelah proses berhubungan penting untuk mencegah infeksi saluran kencing.

Baca juga:

Ketika berhubungan, mulut kewanitaan mungkin terpapar bakteri dari anus, tangan, atau hal yang lain. Jika tidak segera dibersihkan dengan baik, bakteri bisa pindah ke uretra (saluran kencing) anda melalui lubang kemih yang letaknya berdekatan dengan bukaan organ kewanitaan. Dengan melakukan buang air kecil akan membasuh bakteri-bakteri tersebut keluar dari lubang kemih sehingga menjadi aman.

Semoga bermanfaat …

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!