BPJS Online kesehatan secara online

BPJS Online Untuk Kesehatan Seluruh Masyarakat Indonesia

BPJS Online kesehatan di Indonesia

Empritkaji.com – Salah satu program oleh pemerintah yang memberikan manfaat pada rakyat di bidang kesehatan bagi seluruh masyarakat negara Indonesia adalah BPJS Kesehatan. Di bawah naungan lembaga aparatur negara BUMN, BPJS Kesehatan menjadi salah satu jawaban atas masalah dan pertanggungan kesehatan pengobatan pada seluruh rakyat Indonesia.

Karena iurannya yang terbilang kecil, banyak orang yang merasa bahwa lebih ringan dalam membayar tagihan per bulan ketika mengalami masalah kesehatan atau kecelakaan dibanding membayar keseluruhan sekali bayar.

Registrasi BPJS Online

Untuk menjangkau seluruh masyarakat negara Indonesia, pelayanan BPJS Kesehatan ini terus dilakukan pengembangan. Inovasi demi inovasi terus dipacu dan dikembangkan agar proses registrasinya tidak ribet, tidak menyulitkan dan lebih praktis.

Sekarang, masyarakat tidak akan merasa kesulitan ketika mendaftar BPJS Kesehatan, karena prosesnya bisa dilakukan secara online yang sering disebut BPJS Online. Tentu, dengan teknologi jaringan internet saat ini, proses registrasi ini bisa diakses di manapun, kapanpun dan oleh siapapun. Dalam mendaftar BPJS Online ini yang harus diperhatikan adalah:

1. Kelengkapan Dokumen

Semua orang yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, ekonomi, dan usia bisa mendaftar BPJS online untuk kesehatan mereka, tidak terkecuali para PNS, karyawan swasta, polisi, TNI dan lain-lain.

Adapun dokumen apa saja yang perlu disiapkan adalah Kartu Keluarga atau KK, Kartu Tanda Penduduk atau KTP, Nomor Peserta Wajib Pajak atau NPWP jika ada, fotokopi buku tabungan, buku nikah jika ada, serta pas foto berukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar untuk kelengkapan data.

Jika kita belum memiliki KTP atau SIM karena belum cukup umur, maka syarat administrasi yang bisa kita gunakan adalah paspor. Jadi, meskipun belum mencapai usia 17 tahun pun seorang anak bahkan bayi bisa mendaftar BPJS Kesehatan dengan cara BPJS online melalui orangtuanya.

2. Prosedur Pendaftaran

Tahapan yang pertama untuk dilakukan adalah membuka situs resmi BPJS Online Kesehatan untuk melakukan registrasi atau pendaftaran. Setelah itu, calon peserta BPJS Kesehatan ini diharuskan untuk mengisi formulir pendaftaran yang disediakan pada situs tersebut.

Formulir pendaftaran BPJS ini harus diisi sesuai dengan data yang ada di lapangan. Jika sudah terisi secara lengkap maka dilakukanlah persetujuan untuk pembayaran sesuai dengan kelas yang diajukannya.

Ada pilihan iuran per bulan mulai dari Rp 25.000, Rp 42.000, dan Rp 59.000. Iuran ini merupakan jumlah yang tetap yang harus dibayarkan setiap bulan, sehingga sebelum memutuskan harus disesuaikan juga dengan kemampuan anggarannya.

Jika masih merasa bingung dengan alurnya, maka kita bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan dari petugas BPJS dalam mendaftarkan diri atau keluarga secara online ini.

  • Registrasi BPJS Online Via Kantor BPJS Kesehatan

Jika kita menemukan kesulitan dan merasa bingung untuk mendaftar secara online mandiri, kita bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan dan akan langsung dibantu oleh petugas untuk melakukan langkah-langkahnya.

Tetapi tentu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan jika kita mengambil langkah ini. Kantor BPJS Kesehatan ini biasanya selalu ramai oleh para peserta atau calon pendaftar, sehingga siapapun yang datang kesana harus mengantre dan mau menunggu lama. Jadi, proses ini akan lebih memakan waktu kita dibandingkan jika mendaftar BPJS online sendiri tanpa datang ke kantor.

Jika mempunyai banyak waktu, silahkan menunggu antrean di kantor BPJS Kesehatan dan mungkin tidak masalah untuk kita jika melakukannya. Namun jika kita sibuk dengan kegiatan lain, maka akan lebih praktis dan menghemat waktu untuk melakukan pendaftaran secara online mandiri tanpa ke kantor BPJS Kesehatan tersebut.

  • Registrasi BPJS Online Kesehatan Secara Online Mandiri

BPJS Online secara mandiri

Jika tidak ingin repot untuk mengantre, maka kita bisa langsung membuka website www.bpjs-kesehatan.go.id setelah kita melengkapi semua persyaratan yang telah disebutkan di atas untuk dilengkapi.

Supaya tidak merasa bingung, bacalah baik-baik panduan bagaimana aturan yang berlaku untuk melakukan pendaftaran secara online ini. Setelah kita mengetahui tentang bagaimana peraturan dan persyaratannya, maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah mencentang bagian paling bawah.

Klik pendaftaran untuk melangkah ke menu formulir BPJS online. Sama halnya seperti ketika kita mendaftar melalui kantor BPJS Kesehatan, yaitu kita harus memilih salah satu dari tiga pilihan iuran BPJS berdasarkan kelas yang harus dibayar pendaftar dalam sistem bulanan.

3. Virtual Account

Yang dimaksud dengan virtual account atau akun virtual ini adalah suatu akun yang bisa untuk diakses secara online untuk melakukan pembayaran. Dapat pula ini disebut sebagai dompet virtual karena digunakan untuk sarana penyimpanan uang juga.

Fungsi dari virtual account ini adalah untuk klaim pertanggungan sesuai dengan peristiwa yang dialami baik itu sakit atau mengalami kecelakaan. Pembayaran ini bisa kita lakukan secara online melalui m-banking. Atau bisa juga pembayaran ini dilakukan transaksi melalui bank yang bersangkutan. Setelah pembayaran dilakukan, akan ada bukti struk transaksi pembayaran yang harus diberikan ke kantor BPJS Kesehatan.

Setelah memberikan bukti pembayaran berupa struk tersebut maka selanjutnya adalah menunggu hasil untuk cetak kartu BPJS Kesehatan.

4. Proses Verifikasi

Jika kita sudah memilih jumlah pembayaran, maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah menyimpan data tersebut. Klik save untuk menyimpan, setelah itu buka email yang alamat email tersebut telah ikut didaftarkan tadi.

Pastikan email kita yang dimasukkan masih aktif sehingga bisa dicek konfirmasi pendaftarannya. Jika sudah mengecek berapa nomor registrasi BPJS Kesehatan yang telah dimiliki, maka cetak lembar akun virtual yang telah dikirim ke email tersebut.

Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

BPJS Online dan kartunya

Bank yang bekerja sama dengan kantor BPJS Kesehatan ini akan memberikan bukti pembayaran pada pendaftar apabila seseorang sudah melaksanakan pembayaran iurannya. Setelah itu, email yang didaftarkan tadi perlu dibuka kembali untuk mengecek ketersediaan ID elektronik (e-ID) BPJS. E-ID ini akan bisa membantu dalam memperoleh kartu peserta BPJS Kesehatan melalui kantor BPJS Kesehatan.

Kunjungi kantor BPJS Kesehatan, lalu e-ID yang sudah diprint tadi bisa diberikan ke kantor BPJS Kesehatan bersama kelengkapan data administrasi lainnya. Selain itu, bukti pembayaran dan virtual account ini perlu dicantumkan pula sebagai kelengkapan data. Pastikan semua berkas harus benar-benar lengkap supaya di kantor BPJS Kesehatan nanti benar-benar fix dan tidak berulang ke lain hari lagi.

Aplikasi BPJS Kesehatan

Tidak hanya bisa diakses secara online melalui website, saat ini BPJS Kesehatan juga memiliki aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store untuk memudahkan para penggunanya.

Baca juga:

Aplikasi BPJS Kesehatan ini bernama Mobile JKN. Di dalam aplikasi ini terdapat banyak informasi serta bantuan apa saja terhadap penyelenggaraan berbagai program BPJS Kesehatan secara menyeluruh.

Jadi, jika ada proses yang perlu diselesaikan kita bisa melalui aplikasi Mobile JKN ini. Selain aplikasinya yang sangat ringan, para peserta BPJS Kesehatan juga tidak perlu merasa ribet lagi ke kantor jika hanya untuk bertanya atau ketika kita mengalami masalah terkait pembayaran, klaim, pelayanan dan lain sebagainya. Selain itu, di aplikasi ini lokasi faskes terdekat, tagihan, peserta, informasi dan VA juga dicantumkan.

 

Semoga bermanfaat …

Leave a Comment

error: Copy Paste itu DOSA !!